Categories
Procreate Brushes

Free Procreate Braids Brushes

This Free Braids Brushes for Procreate App by Naomi Arts will save your time creating your art, and it’s totally free.

Also check these brushsets..






Categories
Features

My Top Procreate Brushes for Portrait Painting

Procreate is one of the most used and popular digital painting app among designers and illustrators – beginners or professionals. The reason is because it’s very user friendly, you don’t need expensive graphic tools but with just an iPad and apple pencil, procreate allows you to have the experience of painting on a digital canvas whenever or wherever you want. With their endless brushes settings and various textures, procreate has helped me created stunning portraits.

Here are my top brushset I always use in all my portrait drawing.

Sketch Brushes & Coloring Brushes

Although there are no rules, sketching your canvas helps you to get the right proportions and compositions of your painting. I typically do detailed sketch on my canvas with 70% opacity.

Coloring is the most exciting part of a painting process. I usually paint a flat color first and continue adding shadows and lighter part of the skin. This skin tones palette helps me a lot choosing the right color.

Blending Brushes

The smudge tool in Procreate is truly a game changer. I have a set of four blending brushes I often use. I use the blender 1, blender 3 or soft blender to blend the skin area and blender 2 to smoothen the edges.

Lashes & Brows Brushes

These brushes are perfect for eyelashes and eyebrows, and if you don’t want to spend to much time on this part, the stamps is the answer.

Hair Brushes

I usually tested some of the hair brushes before I find the right one that match my needs. I use hair #26 to blend the hair around the forehead area to get more realistic look using smudge tool.

Categories
Features

Menemukan Inspirasi

Sebagai seorang pekerja seni, selain passion dan keinginan untuk terus belajar dan berkembang ada satu kunci lain yang harus dimiliki yaitu inspirasi dan motivasi yang selalu berjalan beriringan. Menemukan inspirasi memang bisa dari mana saja, dari membaca buku, menonton film, mengunjungi suatu tempat, mengamati sekitar, bahkan hanya dengan menggambar satu garis simpel pun anda bisa menemukan inspirasi disana. Tapi hal itu tentu saja tidak berlaku bagi semua orang termasuk saya dan anda yang membaca blog ini. Tiga tahun mendalami dunia seni rupa, sering kali saya dikunjungi oleh sesuatu hal yang tidak terlihat namun sangat membebani pikiran; yang tidak pasti darimana dan kapan datangnya dan sesuatu itu disebut ‘Artblock’ which I’m pretty sure most artist have felt this more than once in their life.

Ada pula kalanya dimana saya menemukan inspirasi yang terancang indah di kepala, tapi ketika menuangkannya ke atas kanvas, realitanya tidak sesuai dengan ekspektasi sebelumnya. This is exactly me all the time. If you feel like you can relate, then read till the end.

Ada beberapa saran untuk anda dan saya sendiri of how to stay inspired.

Tentukan Tujuan / Goal Anda

Ketika seseorang sudah memiliki tujuan dan menanamkannya dalam diri, seseorang akan rela malakukan dan mengorbankan banyak hal untuk menggapai mimpi nya. Jika anda ingin menjadi seniman hebat, Ketahui apa yang harus anda lakukan, apa yang anda butuhkan untuk menjadi seorang seniman hebat dan untuk siapa anda melakukannya dan komitmen lah dengan keputusan anda. Saya sendiri sedang melalui proses ini. Saya mengagumi banyak sekali seniman karena karya mereka. Saya belajar seni rupa secara otodidak dengan mengikuti proses di balik karya dari para seniman hebat itu. Bagaimana hingga mereka mempu mencapai puncak karier mereka. Saya mencari tahu dan mempelajari tehnik apa yang mereka gunakan, alat-alat seni mereka, dan menjadikannya sebagai referensi saya untuk berkarya.

Don’t rush, every big things takes time.

Be Authentic

Stay out of your comfort zone and learn about new things and techniques. Ada banyak sekali seniman yang terpaku dan kebingungan menemukan style seni nya. Seseorang merasa kurang puas dengan karyanya setelah melihat karya “magnificent” milik orang lain dan ingin menjadi seperti itu. Mengagumi karya seseorang untuk membuat anda merasa termotivasi adalah hal yang sangat baik dan bijak, tapi untuk menjadi seseorang atau memiliki sesuatu yang bukan berasal dari diri anda apalagi anda tidak tahu pasti berapa lama seniman tersebut dan apa yang dilaluinya untuk dapat menghasilkan sebuah karya yang luar biasa, tidak akan menjadikan anda seniman yang hebat, just be original and authenticAdmire an artwork to get inspired not to imitate.

Gunakan Pinterest, Behance, Youtube, dll

Saya seorang seniman otodidak yang sangat menikmati keindahan dan estetika dalam sebuah portrait, dengan kata lain saya bergelut di bidang seni rupa. Jadi sebenarnya tidak sulit bagi saya menemukan inspirasi untuk dituangkan ke atas media lukis saya. Pinterest adalah salah satu sumber inspirasi yang paling sering saya gunakan. I mostly draw beautiful girls dan Pinterest adalah gudangnya. Pinterest bisa jadi tempat yang sangat positif bila anda dengan bijak menggunakannya. Behance adalah tempat yang tepat jika anda ingin mencari inspirasi dengan melihat karya seniman lain. Ribuan designer dan  illustrator membagikan karya mereka di Behance. Dan di Youtube anda bisa menemukan begitu banyak video tips. Ada banyak platform dan situs lain untuk belajar seni, tapi tiga paltform ini adalah yang paling sering saya gunakan, free and effective.

Berkarya

Asahlah bakat seni anda setiap hari, luangkan waktu anda untuk memegang kuas, mempelajari warna, teknik, perspektif, anything about art. Tips kecil dari saya adalah belilah sebuah sketchbook, dan mulailah secara konsisten meluangkan waktu anda dan gambar apapun, just keep practising and be creative.Belilah sketchbookyang tidak terlalu besar yang bisa anda bawa kemana saja. Waktu atau tempat sama sekali tidak pernah membatasi seseorang untuk berkarya. 

Karya itu tidak harus sempurna, jangan takut membuat kesalahan, hal ini adalah salah satu hal yang cukup ditakuti para seniman terutama seniman tradisional. But you learn from your mistakes, dan ini berlaku bagi semua orang.

Semoga artikel ini berhasil menginspirasi anda, thank u for reading!!

Categories
Features

Rekomendasi Situs Terbaik untuk Menjual Karya Seni dan Commissions

Menjadi seorang designer atau ilustrator bukanlah profesi yang mudah and sometimes can be stressful terutama jika berbicara tentang marketing atau bagaimana anda akan memperkenalkan karya anda kepada orang banyak and make money out of it. Berdasarkan dari pengalaman, saya sudah merangkum beberapa situs atau platform untuk menjual jasa commissions dan karya seni anda.

1.Etsy

Etsy adalah salah satu situs atau platform jual beli produk handmade terbesar dan paling popular di Amerika, bahkan seluruh dunia. Berbagai macam produk handmade bisa anda temukan disana mulai dari produk fisik hingga produk digital. Saya sendiri telah berjualan produk digital dan commission portrait di Etsy sejak November 2020 and I have to say that I made most sales in Etsy than any other platform or website

Untuk dapat mulai berjualan di Etsy, anda harus memiliki akun Etsy terlebih dahulu. Kemudian anda bisa langsung listing produk jualan anda dan mulai memasarkan. Etsy memiliki beberapa ketentuan pembayaran dalam setiap produk atau karya anda yang berhasil terjual diantaranya $0,20 listing fee, 5% transaction fee, dan 3% + $0,25 payment processing fee

Kerena anda yang mengunjungi blog ini bisa dipastikan adalah seorang illustrator atau seniman, tips dari saya adalah hindari menawarkan atau menjual produk atau karya yang bukan milik anda, meniru karya orang lain / sebuah company atau dengan sebutan lainnya trademarked & copyrighted images

2.Fiverr

Fiverr adalah tempat berkumpulnya para freelancer mulai dari designer, illustrator, translator, game developer bahkan hingga financial consultantBack to topic, ada berpuluh ribuan pekerja seni berkecimpung di Fiverr untuk mencari dolar. Oleh karena itu, untuk mampu bersaing di Fiverr, pastikan bahwa karya anda unik dan layak jual, pastikan anda memiliki portfolio yang bagus agar calon customer yakin dan tertarik pada jasa anda. Fiverr mengenakan fee sebesar 20% bagi seller dalam setiap transaksi penjualan yang terjadi. Ada banyak sekali illustrator dan designer yang mematok harga terendah yaitu $5 per jasa yang ditawarkan, which means bersaing di Fiverr menjadi semakin sulit. My wise advice, sesuaikanlah harga yang anda tawarkan dengan hasil karya anda. Don’t under priced your services.

3.Facebook Group

Facebook, siapa yang tidak kenal? Dari anak-anak hingga nenek-nenek kenal dan punya Facebook. Yup, teknologi dan internet sama sekali tidak mengenal batas usia. Selain untuk update status, nyatanya ada peluang yang besar untuk memasarkan dan menjual karya seni dan jasa anda di sosial media satu ini. Anda bisa memanfaatkan Facebook Page untuk memperlihatkan karya anda kepada dunia, namun hal ini terbilang akan sulit jika anda belum memiliki audience yang cukup besar. Maka Facebook Group adalah jawabannya. Anda bisa tentukan niche yang sesuai untuk karya anda. Jika anda ilustrator digital, maka carilah grup yang membahas mengenai ilustrasi digital, jika anda adalah seniman watercolor maka masuklah kedalam grup tempat orang-orang yang berminat di watercolor. Namun biasanya anggota dalam group ini kebanyakan juga adalah orang-orang yang sama dengan anda, sedang berusaha mencari peminat akan karyanya. Meskipun begitu, bukan berarti menutup peluang anda, saya sendiri beberapa kali mendapatkan art commissions dan menjual karya lukisan melalui share karya di beberapa grup di Facebook.

Selain 3 platform diatas, sosial media lain seperti Instagram, Twitter, Tiktok adalah 3 alternatif lain yang harus anda telusuri dan terjun kedalamnya. Sosial media memberi peluang yang sangat besar untuk memperkenalkan bakat dan karya anda to the whole world. Anda bisa bangun portfolio yang bagus di Instagram dan mendapatkan client dari situ. Kunci keberhasilan di ketiga media sosial tersebut adalah tekun dan konsisten. You have to keep your audience updatedshare apa saja yang berhubungan dengan niche anda, baik itu proses, sketsa, hasil karya anda, WIP (work in progress), hingga alat-alat yang anda gunakan. Namun jangan sekedar konten, pastikan konten tersebut berkualitas. Itulah yang akan membuat audience tertarik dan menjadi pengikut setia karya anda. Jalinlah komunikasi yang baik dengan audiece anda dan seniman -seniman lain, that’s how you’ll get noticed and gain supporters. Selain peminat yang menyukai karya anda, para supporters inilah yang nantinya akan membeli karya anda.

Categories
Features

Aplikasi Menggambar Digital terbaik di Android/IOS/IpadOS

Menggambar bagi sebagian orang adalah sebuah hobi, tak sedikit pula orang yang menggambar sebagai sebuah profesi atau pekerjaan, seperti seorang seniman atau designer contohnya. Ada pula orang menggambar sebagai terapi unutk melepaskan kegelisahan dan lelah. Di zaman yang sudah serba teknologi, menggambar pun tak hanya bisa dilakukan di atas kertas dengan pensil, dengan perangkat HP dan tablet yang anda miliki saat inipun anda dapat menuangkan kreativitas anda dimana saja dan kapan pun anda inginkan.

Ada banyak sekali aplikasi menggambar yang bisa anda dapatkan di playstore atau appstore di perangkat anda. Kami telah merangkum beberapa aplikasi terbaik versi kami, hanya tinggal memilih, program mana yang paling cocok dengan anda.

  1. Procreate (IOS: Rp 159.000)
    Procreate adalah satu aplikasi yang paling banyak digunakan dan sudah tidak asing lagi di kalangan pemula maupun profesional. Procreate adalah aplikasi dengan interface luar biasa nyaman dan mudah dimengerti. Procreate menyediakan ratusan jenis kuas, yang akan terasa lebih nyata layaknya diatas kertas atau kanvas asli apabila digunakan bersama dengan apple pencil. Anda dapat meng-export hasil gambar anda kedalam format procreate, TIFF, transparent PNG, PDF dan JPEG. Sayangnya procreate hanya bisa dinikmati di perangkat IOS dan IpadOS saja. Tidak hanya mampu menciptakan sebuah ilustrasi, procreate juga memberikan pengalaman membuat animasi bagi penggunanya. Very worth to own if you have an Ipad and Apple Pencil.

  2. Autodesk Sketchbook – draw and paint (IOS, Android: gratis)
    Awalnya aplikasi ini adalah aplikasi berbayar untuk perangkat android, IOS, dan PC, yang sekarang sudah bisa anda miliki dan explore secara gratis. Dengan ratusan jenis kuas, kemampuan untuk beroperasi dengan multiple layer, copic color library, berbagai jenis pilihan tipe export dan masih banyak lagi, Autodesk Sketchbook merupakan pilihan paling tepat jika anda tidak ingin merogoh kocek untuk aplikasi Procreate.

  3. Medibang Paint (IOS, Android: gratis)
    Aplikasi ini sangat familiar di kalangan ilustrator manga atau komik. Medibang Paint adalah salah satu aplikasi menggambar gratis yang dapat anda install dan operasikan di HP, tablet maupun PC. Medibang juga dilengkapi dengan fitur penyimpanan cloud, yang memungkinkan anda untuk menyimpan file yang anda kerjakan di HP kedalam penyimpanan cloud dan melanjutkan nya kembali di PC anda. Medibang memberikan banyak fitur yang dibutuhkan para ilustrator komik seperti berbagai jenis kuas, multiple layer, ruler, lettering fonts, comic panels dan banyak lagi.

  4. Ibis Paint X (IOS, Android: gratis)
    Dengan lebih dari 140 kuas, fitur seperti layer, clipping mask, ruler, symmetry hingga fitur merekam aktivitas menggambar anda, Ibis Paint adalah salah satu aplikasi on the go yang wajib ada punya terutama pemula. Aplikasi ini bisa anda dapatkan di Playstore dan AppStore secara gratis. Untuk dapat mengakses dan menggunakan seluruh fitur dalam Ibis Paint X secara lengkap, anda hanya perlu menonton iklan atau membeli Prime Membership subscription.

  5. Infinite Painter (IOS, Android: free 7 day trial)
    Meski tidak memiliki fitur selengkap Procreate atau aplikasi lainnya, Infinite Painter menyediakan puluhan jenis kuas bagi penggunanya, multiple layer support, paper textures, dan banyak fitur tools lainnya. Hasil ilustrasi anda dapat di export kedalam berbaga tipe file antara lain JPG, PNG dan PSD.

  6. Adobe Fresco (IpadOS: Subscription)
    Adobe Fresco adalah satu aplikasi menggambar yang paling powerful diantara beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi ini merupakan kombinasi dari pixel dan vektor. Sayangnya, aplikasi ini hanya dapat dinikmati oleh pengguna Ipad saja dan anda harus membeli subscription atau berlangganan untuk dapat mengakses seluruh fitur premiumnya.

  7. Affinity Desiger (IpadOS: Rp 159.000)
    Memiliki fitur yang hampir menyerupai Adobe Illustrator, menjadi alasan Affinity Designer sebagai aplikasi powerful yang sangat tidak asing di kalangan para designer grafis. Aplikasi ini merupakan gabungan antar pixel dan vektor. Aplikasi ini juga menyediakan ratusan jenis kuas untuk pengalaman menggambar yang lebih profesional dalam menuangkan kreativitas anda. Untuk saat ini Affinity Designer hanya dapat digunakan di Ipad dan PC saja.

Categories
Tips dan Trik

Tips dan Trik Menggambar Portrait di Procreate untuk Pemula

Procreate merupakan sebuah program menggambar digital yang hanya dapat digunakan di iPad dan iPhone. Kalau kamu udah punya iPad dan punya bakat seniman dalam dirimu, Procrete harus harus kamu coba. Kalau ingin pengalaman  gambar yang lebih menyenangkan, apple pencil adalah salah satu tool yang harus banget punya. Harganya cukup mahal, tapi benar-benar worth it. Kamu bisa gambar layaknya gimana kamu menggambar diatas kertas atau kanvas. Kamu bisa atur pressure pensil kamu, bisa atur sendiri shading- nya dan lain-lain. Yang pasti terasa seperti menggambar dengan pensil asli.
Procreate ini lagi digemari banget dan banyak digunakan di kalangan designer dan seniman digital saat ini. Alasannya karena procreate menampilkan interface yang sangat simple dan elegan buat penggunanya, sangat user friendly terutama buat designer atau seniman baru yang ingin terjun ke seni digital. Ndak ribet hehe. Kelebihan lainnya kamu juga bisa buat atau costum kuas/brush kamu sendiri. Asik kan? Meskipun interface-nya simple, fitur-fiturnya gak kalah oke dengan program menggambar lain. Tapi kali ini kita gak akan bahas kesitu. Sesuai judulnya aku akan bahas Tips dan Trik Menggambar Portrait di Procreate untuk Pemula.
Sesuai passion ku, postingan kali ini juga hanya akan membahas seputar portrait. So lets get into it.

1. Sketsa
Salah satu kesulitan yang paling sering kualami secara pribadi ketika memulai sebuah karya, biasanya akan membuat sketsa terlebih dahulu. Sketsa ini bener bener bikin dag-dig-dug, soalnya kalo bentuk wajahnya gak proporsional, berantakan lah sudah. Sebenarnya bisa diakali dengan tracing atau menjiplak dari foto langsung, tapi berhubung aku lebih suka challenge jadinya tracing bukan gayaku hehe…
Trik lainnya kamu bisa gunakan grid yang disediakan oleh procreate. Menurutku grid ini benar-benar membantu. Kamu bahkan bisa atur sendiri ukuran grid yang kamu mau, opacity dan thicknes/ketebalan garis grid mu. Cara untuk membuat grid juga sangat mudah. Kamu tinggal klik tanda kunci di pojok kiri atas, pilih kanvas, dan nyalakan tombol grid. Setalah itu kamu bisa sesuaikan sendiri gridmu dengan cara pilih edit grid.

Sketsa

2. Render
Salah satu fitur andalan Procreate adalah fill. Dengan fitur fill kamu bisa langsung mengisi warna hanya dengan cara membuat outline yang mengikuti sketsa terlebih dahulu, dengan catatan outline nya harus menutup semua sisi. Kemudian  kamu tinggal tarik warna dari bar warna ke dalam outline yg kamu buat tadi. Tada, outline mu sekarang uda terisi penuh dengan sempurna. Buat para illustrator, trik ini sangat membantu mempersingkat waktu. Dan ketika menggunakan fitur ini, gatau kenapa kayak berasa profesional gitu kesannya hihi..
Fitur fill ini biasa aku gunakan sebagai warna dasar. Selanjutnya adalah contour. Sebelum mulai aku selalu atur layerku menjadi alpha lock. Tujuannya agar saat render warnanya gak berantakan keluar dari garis sketsa. Untuk membuat contour aku gunakan kuas yang ku costum sendiri. Di proses ini kamu gak perlu takut  gambarmu keliatan berantakan, karena memang begitulah prosesnya, disini juga kamu akan belajar memilih warna yang tepat. Semakin sering kamu render, semakin baik pengetahuan mu mengenai value dari setiap warna yang kamu pilih. Kalau kamu belum yakin dengan kemampuan pemilihan warna mu, kamu bisa gunakan fitur eye dropper yang juga disediakan Procreate sebagai solusi untuk kesulitanmu hihihi… Kebanyakan seniman digital menyebut teknik ini adalah cheating, tapi menurutku yang namanya belajar yah memang harus dimulai dari yang simple, so there’s no cheating in art.
Setelah selesai dengan contour yang masih kelihatan berantakan tadi, kemudian blend dengan menggunakan smudge tool. Rapi deh.. Sekarang udah mulai keliatan gambar kita akan seperti apa.

Render – before & after blending

3. Detail
Setelah selesai render saatnya masuk ke detail. Di proses ini aku selalu ubah layer sketsa ku menjadi linear burn, soft light, multiply atau yang lainnya tergantung warna yang kugunakan saat membuat sketsa. Fungsinya supaya warna sketsa mengikuti warna layer dibawahnya, jadi kelihatan lebih natural. Dan jangan lupa juga untuk mengubah opacity nya.
Di bagian detail aku biasanya mulai dari bagian mata, terus hidung dan mulut. Dalam proses detail ini aku juga sediakan layer yg baru dan diatur menjadi clipping mask ke warna dasar kulitnya tadi.
Bagian mata adalan salah satu part yang paling penting untuk membuat gambar kita menjadi keliatan lebih hidup, makanya aku selalu mulai dari mata dan alis. Gambar alis itu part paling fun menurutku, padahal seumur” aku gapernah gambar alis sendiri tapi gambar alis diatas medium kertas atau digital udah makanan sehari-hari hehe.
Kemudian gambar bagian lainnya seperti rambut, pakaian atau variasi-variasi lainnya. Bagian rambut gak terlalu ada kesulitan sih, karena aku juga uda costum sendiri kuas untuk rambut, dan udah disediakan juga sama procreate nya, jadi di bagian ini gak terlalu ada masalah.

Detail

4. Highlight
Highlight ini adalah kunci dari seluruh teknik yang kugunakan. Kalian bisa liat sendiri perbedaan gambar sebelum dan sesudah dipoles highlight, beda banget kan? Highlight biasa aku lakukan belakangan dan juga saat proses menggambar detail. Tujuannya sama saja, supaya gambarnya keliatan hidup. Untuk highlight, supaya hasilnya lebih maksimal, aku sediakan layer berbeda dan set layernya menjadi add. Jadi saat menambah highlight kita gak perlu memberi tekanan berlebihan di pensil kita, gentle aja dan hasilnya udah keliatan maksimal.

After Highlight

Tips terakhir adalah banyak” latihan, practice makes perfect, itu benar banget, gaada yang instan. Be yourself dan temukan teknik gambarmu sendiri yang membuat kamu nyaman. Akhir kata, ini hanya sebagian dari pengalamanku yang mudah mudahan bermanfaat dan bisa menginspirasi kalian semua hehehe… Dan yg terpenting dalam menghasilkan sebuah karya adalah have fun!!!
Salam kreatif…

Categories
Uncategorized

My First Blog Post

Be yourself; Everyone else is already taken.

— Oscar Wilde.

This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.