Categories
Features

Aplikasi Menggambar Digital terbaik di Android/IOS/IpadOS

Menggambar bagi sebagian orang adalah sebuah hobi, tak sedikit pula orang yang menggambar sebagai sebuah profesi atau pekerjaan, seperti seorang seniman atau designer contohnya. Ada pula orang menggambar sebagai terapi unutk melepaskan kegelisahan dan lelah. Di zaman yang sudah serba teknologi, menggambar pun tak hanya bisa dilakukan di atas kertas dengan pensil, dengan perangkat HP dan tablet yang anda miliki saat inipun anda dapat menuangkan kreativitas anda dimana saja dan kapan pun anda inginkan.

Ada banyak sekali aplikasi menggambar yang bisa anda dapatkan di playstore atau appstore di perangkat anda. Kami telah merangkum beberapa aplikasi terbaik versi kami, hanya tinggal memilih, program mana yang paling cocok dengan anda.

  1. Procreate (IOS: Rp 159.000)
    Procreate adalah satu aplikasi yang paling banyak digunakan dan sudah tidak asing lagi di kalangan pemula maupun profesional. Procreate adalah aplikasi dengan interface luar biasa nyaman dan mudah dimengerti. Procreate menyediakan ratusan jenis kuas, yang akan terasa lebih nyata layaknya diatas kertas atau kanvas asli apabila digunakan bersama dengan apple pencil. Anda dapat meng-export hasil gambar anda kedalam format procreate, TIFF, transparent PNG, PDF dan JPEG. Sayangnya procreate hanya bisa dinikmati di perangkat IOS dan IpadOS saja. Tidak hanya mampu menciptakan sebuah ilustrasi, procreate juga memberikan pengalaman membuat animasi bagi penggunanya. Very worth to own if you have an Ipad and Apple Pencil.

  2. Autodesk Sketchbook – draw and paint (IOS, Android: gratis)
    Awalnya aplikasi ini adalah aplikasi berbayar untuk perangkat android, IOS, dan PC, yang sekarang sudah bisa anda miliki dan explore secara gratis. Dengan ratusan jenis kuas, kemampuan untuk beroperasi dengan multiple layer, copic color library, berbagai jenis pilihan tipe export dan masih banyak lagi, Autodesk Sketchbook merupakan pilihan paling tepat jika anda tidak ingin merogoh kocek untuk aplikasi Procreate.

  3. Medibang Paint (IOS, Android: gratis)
    Aplikasi ini sangat familiar di kalangan ilustrator manga atau komik. Medibang Paint adalah salah satu aplikasi menggambar gratis yang dapat anda install dan operasikan di HP, tablet maupun PC. Medibang juga dilengkapi dengan fitur penyimpanan cloud, yang memungkinkan anda untuk menyimpan file yang anda kerjakan di HP kedalam penyimpanan cloud dan melanjutkan nya kembali di PC anda. Medibang memberikan banyak fitur yang dibutuhkan para ilustrator komik seperti berbagai jenis kuas, multiple layer, ruler, lettering fonts, comic panels dan banyak lagi.

  4. Ibis Paint X (IOS, Android: gratis)
    Dengan lebih dari 140 kuas, fitur seperti layer, clipping mask, ruler, symmetry hingga fitur merekam aktivitas menggambar anda, Ibis Paint adalah salah satu aplikasi on the go yang wajib ada punya terutama pemula. Aplikasi ini bisa anda dapatkan di Playstore dan AppStore secara gratis. Untuk dapat mengakses dan menggunakan seluruh fitur dalam Ibis Paint X secara lengkap, anda hanya perlu menonton iklan atau membeli Prime Membership subscription.

  5. Infinite Painter (IOS, Android: free 7 day trial)
    Meski tidak memiliki fitur selengkap Procreate atau aplikasi lainnya, Infinite Painter menyediakan puluhan jenis kuas bagi penggunanya, multiple layer support, paper textures, dan banyak fitur tools lainnya. Hasil ilustrasi anda dapat di export kedalam berbaga tipe file antara lain JPG, PNG dan PSD.

  6. Adobe Fresco (IpadOS: Subscription)
    Adobe Fresco adalah satu aplikasi menggambar yang paling powerful diantara beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi ini merupakan kombinasi dari pixel dan vektor. Sayangnya, aplikasi ini hanya dapat dinikmati oleh pengguna Ipad saja dan anda harus membeli subscription atau berlangganan untuk dapat mengakses seluruh fitur premiumnya.

  7. Affinity Desiger (IpadOS: Rp 159.000)
    Memiliki fitur yang hampir menyerupai Adobe Illustrator, menjadi alasan Affinity Designer sebagai aplikasi powerful yang sangat tidak asing di kalangan para designer grafis. Aplikasi ini merupakan gabungan antar pixel dan vektor. Aplikasi ini juga menyediakan ratusan jenis kuas untuk pengalaman menggambar yang lebih profesional dalam menuangkan kreativitas anda. Untuk saat ini Affinity Designer hanya dapat digunakan di Ipad dan PC saja.

Categories
Tips dan Trik

Tips dan Trik Menggambar Portrait di Procreate untuk Pemula

Procreate merupakan sebuah program menggambar digital yang hanya dapat digunakan di iPad dan iPhone. Kalau kamu udah punya iPad dan punya bakat seniman dalam dirimu, Procrete harus harus kamu coba. Kalau ingin pengalaman  gambar yang lebih menyenangkan, apple pencil adalah salah satu tool yang harus banget punya. Harganya cukup mahal, tapi benar-benar worth it. Kamu bisa gambar layaknya gimana kamu menggambar diatas kertas atau kanvas. Kamu bisa atur pressure pensil kamu, bisa atur sendiri shading- nya dan lain-lain. Yang pasti terasa seperti menggambar dengan pensil asli.
Procreate ini lagi digemari banget dan banyak digunakan di kalangan designer dan seniman digital saat ini. Alasannya karena procreate menampilkan interface yang sangat simple dan elegan buat penggunanya, sangat user friendly terutama buat designer atau seniman baru yang ingin terjun ke seni digital. Ndak ribet hehe. Kelebihan lainnya kamu juga bisa buat atau costum kuas/brush kamu sendiri. Asik kan? Meskipun interface-nya simple, fitur-fiturnya gak kalah oke dengan program menggambar lain. Tapi kali ini kita gak akan bahas kesitu. Sesuai judulnya aku akan bahas Tips dan Trik Menggambar Portrait di Procreate untuk Pemula.
Sesuai passion ku, postingan kali ini juga hanya akan membahas seputar portrait. So lets get into it.

1. Sketsa
Salah satu kesulitan yang paling sering kualami secara pribadi ketika memulai sebuah karya, biasanya akan membuat sketsa terlebih dahulu. Sketsa ini bener bener bikin dag-dig-dug, soalnya kalo bentuk wajahnya gak proporsional, berantakan lah sudah. Sebenarnya bisa diakali dengan tracing atau menjiplak dari foto langsung, tapi berhubung aku lebih suka challenge jadinya tracing bukan gayaku hehe…
Trik lainnya kamu bisa gunakan grid yang disediakan oleh procreate. Menurutku grid ini benar-benar membantu. Kamu bahkan bisa atur sendiri ukuran grid yang kamu mau, opacity dan thicknes/ketebalan garis grid mu. Cara untuk membuat grid juga sangat mudah. Kamu tinggal klik tanda kunci di pojok kiri atas, pilih kanvas, dan nyalakan tombol grid. Setalah itu kamu bisa sesuaikan sendiri gridmu dengan cara pilih edit grid.

Sketsa

2. Render
Salah satu fitur andalan Procreate adalah fill. Dengan fitur fill kamu bisa langsung mengisi warna hanya dengan cara membuat outline yang mengikuti sketsa terlebih dahulu, dengan catatan outline nya harus menutup semua sisi. Kemudian  kamu tinggal tarik warna dari bar warna ke dalam outline yg kamu buat tadi. Tada, outline mu sekarang uda terisi penuh dengan sempurna. Buat para illustrator, trik ini sangat membantu mempersingkat waktu. Dan ketika menggunakan fitur ini, gatau kenapa kayak berasa profesional gitu kesannya hihi..
Fitur fill ini biasa aku gunakan sebagai warna dasar. Selanjutnya adalah contour. Sebelum mulai aku selalu atur layerku menjadi alpha lock. Tujuannya agar saat render warnanya gak berantakan keluar dari garis sketsa. Untuk membuat contour aku gunakan kuas yang ku costum sendiri. Di proses ini kamu gak perlu takut  gambarmu keliatan berantakan, karena memang begitulah prosesnya, disini juga kamu akan belajar memilih warna yang tepat. Semakin sering kamu render, semakin baik pengetahuan mu mengenai value dari setiap warna yang kamu pilih. Kalau kamu belum yakin dengan kemampuan pemilihan warna mu, kamu bisa gunakan fitur eye dropper yang juga disediakan Procreate sebagai solusi untuk kesulitanmu hihihi… Kebanyakan seniman digital menyebut teknik ini adalah cheating, tapi menurutku yang namanya belajar yah memang harus dimulai dari yang simple, so there’s no cheating in art.
Setelah selesai dengan contour yang masih kelihatan berantakan tadi, kemudian blend dengan menggunakan smudge tool. Rapi deh.. Sekarang udah mulai keliatan gambar kita akan seperti apa.

Render – before & after blending

3. Detail
Setelah selesai render saatnya masuk ke detail. Di proses ini aku selalu ubah layer sketsa ku menjadi linear burn, soft light, multiply atau yang lainnya tergantung warna yang kugunakan saat membuat sketsa. Fungsinya supaya warna sketsa mengikuti warna layer dibawahnya, jadi kelihatan lebih natural. Dan jangan lupa juga untuk mengubah opacity nya.
Di bagian detail aku biasanya mulai dari bagian mata, terus hidung dan mulut. Dalam proses detail ini aku juga sediakan layer yg baru dan diatur menjadi clipping mask ke warna dasar kulitnya tadi.
Bagian mata adalan salah satu part yang paling penting untuk membuat gambar kita menjadi keliatan lebih hidup, makanya aku selalu mulai dari mata dan alis. Gambar alis itu part paling fun menurutku, padahal seumur” aku gapernah gambar alis sendiri tapi gambar alis diatas medium kertas atau digital udah makanan sehari-hari hehe.
Kemudian gambar bagian lainnya seperti rambut, pakaian atau variasi-variasi lainnya. Bagian rambut gak terlalu ada kesulitan sih, karena aku juga uda costum sendiri kuas untuk rambut, dan udah disediakan juga sama procreate nya, jadi di bagian ini gak terlalu ada masalah.

Detail

4. Highlight
Highlight ini adalah kunci dari seluruh teknik yang kugunakan. Kalian bisa liat sendiri perbedaan gambar sebelum dan sesudah dipoles highlight, beda banget kan? Highlight biasa aku lakukan belakangan dan juga saat proses menggambar detail. Tujuannya sama saja, supaya gambarnya keliatan hidup. Untuk highlight, supaya hasilnya lebih maksimal, aku sediakan layer berbeda dan set layernya menjadi add. Jadi saat menambah highlight kita gak perlu memberi tekanan berlebihan di pensil kita, gentle aja dan hasilnya udah keliatan maksimal.

After Highlight

Tips terakhir adalah banyak” latihan, practice makes perfect, itu benar banget, gaada yang instan. Be yourself dan temukan teknik gambarmu sendiri yang membuat kamu nyaman. Akhir kata, ini hanya sebagian dari pengalamanku yang mudah mudahan bermanfaat dan bisa menginspirasi kalian semua hehehe… Dan yg terpenting dalam menghasilkan sebuah karya adalah have fun!!!
Salam kreatif…